5 Karakter Pendukung yang Pantas Jadi Karakter Utama

Kadang ditemui karakter pendukung yang jadi lebih disukai pembaca/penonton. Siapa saja yang kelihatannya bakal menarik jika menjadi karakter utama?

Seijuro Hiko XIII

Guru Kenshin ini diperkenalkan menjelang arc terakhir Ruroni Kenshin. Berbeda dengan muridnya yang lebih kecil, ototnya kekar tapi masih cepat untuk melakukan jurus Hiten Mitsurugi-ryū. Seijuro Hiko sendiri adalah nama gelar bagi yang telah mempelajari semua ilmu Hiten Mitsurugi-ryū dan berhak menjadi guru. Yang mengajari Kenshin adalah generasi ke-13. Nama sebenarnya tidak pernah diungkapkan.

Kepribadiannya kurang suka bersosialisasi. Bila ingin menolong masyarakat dilakukan secara independen tanpa terikat kekuatan politik manapun. Dia juga memberikan berbagai wejangan ke Kenshin sebelum melanjutkan menghadapi Sishio meski dengan cara yang sarkas.

Dijelaskan manga-ka Nobuhiro Watsuki, Seijuro Hiko XIII adalah karakter terkuat dalam kisah Ruroni Kenshin. Saking kuatnya, andai dia berhadapan dengan Sishio meski dalam kondisi prima tanpa luka bakar, bisa menyudahi pertarungan dalam waktu singkat. Mungkin jadi kurang menarik bagi pembaca yang mendambakan pertempuran seru. Bahkan pertempurannya dengan Fuji selesai dalam sekejap. Yang membuat sedikit lama hanya karena teknik animasi saat itu agar Hiko tampak keren. Bila dijadikan karakter utama, mungkin sebaiknya menceritakan saat Hiko sedang belajar dan gurunya masih ada. Tapi saat belajar pun kemampuannya sudah di atas rata-rata. Sayangnya sang manga-ka kini lebih sibuk berkutat membuat manga Kenshin versi baru.

 

Sesshomaru

Kakak tiri Inuyasha awalnya diperkenalkan sebagai antagonis. Dia berusaha merebut pedang yang diwariskan ayahnya, Tessaiga dari tangan Inuyasha. Sesshomaru juga mendapat warisan Tenseiga yang sayangnya tidak cocok dengan kepribadian Sesshomaru. Sebab pedang tersebut hanya untuk mengembalikan kehidupan. Berbanding terbalik dengan Tessaiga yang memiliki kekuatan dengan mudah menyerang ratusan musuh.

Awal titik perubahan, perlahan tapi pasti, saat dia diselamatkan Rin. Anak manusia ini tanpa takut mendekati lalu merawat Sesshomaru yang terluka setelah pertempuran melawan Inuyasha. Ini juga kali pertama dia menggunakan Tenseiga untuk menyelamatkan Rin dari alam baka setelah diserang siluman.

Sesshomaru sangat kuat bila dia bertarung serius. Meski hanya menggunakan satu lengan dan pedang Toukijin, dia bisa mengimbangi berbagai siluman kuat lainnya. Sesshomaru mendapat jatah cerita yang cukup banyak pada movie ketiga Inuyasha. Ini juga adalah movie terbaik karena menampilkan kakak beradik ini yang terpaksa bekerja sama mengalahkan pedang terkutuk warisan ayahnya.

Bila menjadi karakter utama dengan kisah pertempuran, mungkin lebih cocok sebelum dia mendapatkan pedang Bakusaiga. Sebab efek pedang ini menghasilkan kematian seketika sehingga pertempuran apapun bisa berlangsung singkat. Bila tanpa pertempuran, boleh pula menceritakan keseharian yang dilalui bersama Rin dan Jaken.

 

Oshino Meme

Sulit mendeskripsikan karakter dari seri Monogatari ini selain dengan kata misterius dan eksentrik. Oshino Meme memiliki pengetahuan luas tentang occult, supernatural dan makhluk gaib. Sebab dia mempelajari ilmu Shinto saat masa kuliah. Dia pula yang kali pertama membantu Araragi mengurai benang kusut permasalahannya. Meski tidak semua yang dilakukannya secara cuma-cuma.

Saking misteriusnya, Meme meninggalkan kota tempat tinggal Araragi tanpa pamit. Sebagai gantinya teman-teman satu klub occult semasa kuliah kadang ikut terlibat dalam permasalahan Araragi. Meski berpotensi mengembangkan cerita masa lalu Meme saat kuliah, NisiOisiN sepertinya tidak tertarik memperdalam atau menjadikan dia sebagai karakter utama melalui spin-off.

 

Mafuyu Kirisu

Guru tegas dari seri Bokuben ini pada awalnya memang berfungsi sebagai guru untuk membimbing para muridnya. Entah bisa jadi karena kepribadiannya yang sedikit tsundere atau penampilanya, Kirisu ternyata populer di kalangan pembaca. Buktinya bisa dilihat di sini, selisih hasil polling popularitas yang amat jauh antara juara 1, 2 dan 3. Tentu saja merespon pembaca, sang manga-ka Taishi Tsutsui menambahkan jatah tampil dan kisah Kirisu.

Padahal premis cerita Bokuben adalah belajar bersama dalam grup tiga orang yang ingin melanjutkan pendidikan ke jurusan impian. Sedangkan sang guru bisa dikatakan cerdas sehingga tidak butuh ikut belajar dalam grup. Meski untuk beberapa hal Kirisu ceroboh. Misalnya dia bisa dengan mudah mengingat gerakan tari untuk pertunjukan festival sekolah pada season kedua episode ke-12 Bokuben. Tapi di sisi lain sangat pemalas dan tidak cakap dalam mengurus kebersihan rumah.

https://www.youtube.com/watch?v=KKLMD2K3054

 

Misaka Mikoto

Saat cerita dimulai tokoh seri ini seharusnya adalah dari judul yang digunakan, Index Librorum Prohibitorum bersama Touma. Index adalah biarawati misterius yang menyimpan atau lebih tepatnya mengingat isi ribuan buku sihir langka di dalam kepalanya. Sayangnya kepribadian Index lebih mirip anak kecil manja ditambah hanya berguna satu dua kali. Mode John’s Penn pun hanya berfungsi sebagai pertahanan otomatis. Dia sering mendapat posisi sebagai damsel in distress alias perlu diselamatkan.

Semua berubah saat Misaka Mikoto diperkenalkan. Gadis SMP tsundere ini adalah esper level 5. Mungkin karena respon pembaca yang lebih tertarik, Misaka mulai mendapat porsi cerita yang banyak sejak LN volume ketiga. Bahkan mendapat kisah spin-off sebagai karakter utama dalam Toaru Kagaku no Railgun. Misaka pun aktif berusaha menyelesaikan permasalahan. Tidak hanya sekedar menunggu pertolongan. Kisah Misaka juga ditulis lebih seru dan menarik hingga terkesan berat sebelah saat kisah kembali fokus pada Index.

 

Ingin ikut menambahkan? Tulis opini kalian di bagian komentar.