Koleksi Kamera Canon Hadir Di Anime Just Because

Bulan Oktober artinya anime-anime baru untuk musim gugur mulai tayang satu per satu. Pun begitu pula dengan anime Just Because, buah karya novelis Sakuraso no pet na Kanojo, Kamoshida Hajime, serta kreator Getsuyoubi no Tawawa, Himura Kiseki. Menjelang penayangannya di tanggal 5 Oktober nanti, nampaknya Just Because sudah mengundang pembicaraan hangat. Bukan karena Himura Kiseki saja, namun Just Because nampak menjadi primadona di kalangan komunitas fotografi.

Seperti bisa kamu saksikan dalam trailer di atas, terdapat seorang karakter yang menenteng kamera Canon. Kamera ini bukan sekedar kamera generik karena menampilkan logo Canon serta berbagai detil kecil hingga ke lensanya. Pertanyaannya, mengapa demikian?

just because ena

Karakter yang membawa kamera tersebut adalah Komiya Ena, siswi kelas 2 SMA anggota ekskul fotografi yang terancam ditutup. Untuk menyelamatkan ekskul tersebut, Ena berencana untuk mengikuti kontes fotografi. Kisah dari anime Just Because sendiri berkisar pada sekelompok anak SMA yang hendak menyongsong hari kelulusan mereka. Sebagian memutuskan untuk bekerja, sebagian lagi melanjutkan ke perguruan tinggi. Kemudian, kemunculan seorang murid pindahan mengubah hubungan di antara mereka semua.

Kembali ke topik kamera Ena, pada kenyataannya Canon memang bekerja sama dengan studio Pine Jap untuk memastikan kamera mereka tampil dalam detail super tinggi. Bisa dipastikan tingkat realismenya akan sangat tinggi.

Dalam rubrik Technologia pertama di website AMH Magz, mari kita membahas koleksi kamera Canon yang akan tampil dalam anime Just Because.

Canon EOS 7D Mark II

eos 7d mark II

Kamera yang pertama kali tampil dalam trailer adalah Canon EOS 7D Mark II. Ini adalah kamera DSLR Canon yang dirilis pada tahun 2014 untuk menggantikan EOS 7D. Technical Image Press Association mengklaim EOS 7D Mark II sebagai kamera DSLR profesional terbaik tahun 2015, serta memenangkan penghargaan Camera of the Year di Japanese 2015 Camera Grand Prix.

Z-7d2-front

Apa saja fitur-fitur unggulan EOS 7D Mark II? Sebagai fitur utama, ia memiliki sensor CMOS APS-C dengan resolusi 20.2 megapixel. Terdapat 65 titik autofokus seperti pada EOS 1D X, namun tidak semua lensa bisa menggunakan semua 65 titik autofokus tersebut. Sistem autofokus ini bekerja dengan memanfaatkan sebuah layar LCD transparan pada viewfinder untuk menampilkan data gambar.

Dalam kamera ini juga ditanamkan teknologi Dual Pixel CMOS AF yang pertama kali hadir di kamera EOS 70D. Teknologi ini memungkinkan performa autofokus yang meningkat lewat sensor yang semakin tajam. Setiap piksel efektif dapat melakukan proses pencitraan gambar dan pengukuran fokus phase-detection secara bersamaan. Dikombinasikan dengan Movie Servo AF, EOS 7D Mark II mampu melakukan autofokus phase-detection secara terus menerus saat merekam video. Objek bergerak dapat dipantau dan difokuskan secara otomatis. Dual Pixel CMOS AF memiliki beberapa metode untuk memfokuskan gambar. Ada Face Detection dengan tracking, FlexiZone Multi dengan 31 titik autofokus, dan FlexiZone Single.

Shutter EOS 7D Mark II dipatok berusia 200 ribu jepretan dengan kecepatan shutter mencapai 1/8000 s. Kecepatan flash sync nya sekitar 1/250 s, namun bisa ditingkatkan hingga 1/8000 s jika menggunakan flash eksternal. Shutter pun bisa di-delay secara otomatis saat dilepas, untuk mengkompensasi cahaya yang berkelip. Lensa refleknya dilengkapi dengan motor untuk mengurangi getaran saat oemotretan berkecepatan tinggi. EOS 7D Mark II juga dilengkapi mode Silent Shooting yang unik sehingga mengurangi suara saat memotret namun dengan lag pada shutter hingga 0.105 s.

EOS 7D Mark II ditenagai prosesor ganda DIGIC 6 yang mampu memproses continuous shooting dalam 10 FPS. Menurut Canon, hasil keluarannya bisa mencapai 1090 frame dalam mode JPG Fine, atau 31 frame dalam mode RAW menggunakan kartu memori Compact Flash UDMA-7.

Dari segi rancang bangun, bodi EOS 7D Mark II memiliki ukuran yang tidak jauh berbeda dengan EOS 5D Mark III yang jauh lebih tua. Hanya saja EOS 7D Mark II memiliki tata letak tombol yang diperbaharui. Ia dilengkapi viewfinder 100% dengan perbesaran 1x apabila disandingkan dengan lensa 50 mm. Di dalam kamera ini terdapat switch khusus untuk merekam film, serta mendukung lensa Stepping Motor untuk mengurangi suara motor lensa. Dari segi input-output, EOS 7D Mark II dilengkapi dengan port mikrofon stereo, port mini HDMI, hingga headphone jack untuk memonitor audio.

Saat membeli EOS 7D Mark II, kelengkapan yang didapat dalam boks adalah bodi kamera itu sendiri, baterai lithium-ion LP-E6N, charger LC-E6, eyecup EG untuk viewfinder, tutup lensa RF-3, kabel USB 3.0, strap kamera, cover baterai, serta CD driver dan buku panduan-garansi.

Dalam ulasannya, situs DPReview mengklaim EOS 7D Mark II merupakan peningkatan besar apabila disandingkan dengan EOS 7D standar. Walaupun hanya mengandalkan sensor APS-C, EOS 7D Mark II tetaplah sebuah kamera DSLR profesional dengan fitur mentereng dan canggih.

Spesifikasi Inti
  • 20MP Dual-Pixel AF CMOS Sensor
  • 10 fps continuous shooting with autofocus
  • 65 all cross-type autofocus sensor
  • 150,000 RGB + IR pixel metering sensor
  • Dual Digic 6 processors
  • Enhanced environmental sealing
  • Compact Flash (UDMA) and SD (UHS-I) slots
  • USB 3.0
  • Built-in GPS
  • Larger-capacity LP-E6N battery
  • Shutter speeds up to 1/8000th seconds
  • Shutter rated to 200,000 cycles (vs 150,000 on 7D)

1447194029000_1092632

Disandingkan dengan EOS 7D Mark II, adalah lensa tele EF 100-400mm f/4.5-5.6L IS II. Ini adalah lensa Ultra Sonic Motor produksi Canon yang diperuntukkan untuk kalangan profesional yang membutuhkan lensa untuk keperluan outdoor. Lensa ini merupakan salah satu lensa “harus punya” di tahun 2014 lalu, dan permintaannya cukup membludak. Ia mampu menciptakan gambar berkualitas tinggi dan stabil dalam semua setting aperture dan focal length yang tersedia. Rancang bangunnya sangat solid, dengan autofokus cepat dan akurat.

Spesifikasi Inti
  • Compact, high performance L-series super-telephoto zoom makes it ideal for sports and wildlife photography.
  • One fluorite and one super UD lens element provides excellent correction of chromatic aberration throughout the entire zoom range, helping to deliver high-quality images with high resolution and contrast.
  • Rotation-type zoom ring allows for more precise composition and excellent balance when handholding.
  • Inner focusing, ring USM, a high-speed CPU and optimized AF algorithms for fast and accurate autofocusing.
  • Optical Image Stabilizer provides up to four shutter speed steps of correction*.
  • Three image stabilization modes (standard, panning, and during exposure only) provide outstanding results for a wide range of shooting situations.
  • Improved zoom torque adjustment ring allows easy setting of zoom tension.
  • Highly resistant to dust and water, and amazing durability enabling shooting even in harsh conditions.
  • Circular aperture (9 blades) helps deliver beautiful, soft backgrounds.
  • Fluorine coating on front and rear lens surfaces helps reduce smears and fingerprints.
  • Lens hood with side window permits specialty filters to be adjusted with hood in place.
  • Newly designed tripod mount can be attached or detached without removing the lens from the camera.
  • Minimum focusing distance of 3.2 ft. / 0.98 m with 0.31x maximum magnification.

Canon EOS M6

characger

Kamera kedua yang akan tampil dalam anime Just Because adalah Canon EOS M6. Nampaknya kamera mirrorless ini akan jadi kamera backup atau kamera santai-nya Ena untuk menjepret momen di sekitarnya secara spontan.

canon_eos_m6_mirrorless_digita

EOS M6 merupakan kamera digital mirrorless dengan sensor APS-C 24 megapixel, kontrol dial ganda, serta layar sentuh. Rilis di bulan April 2017 lalu, EOS M6 merupakan hasil perkawinan antara komponen internal EOS M5 dengan bodi EOS M3. Secara spek pun, EOS M6 berdiri di antara EOS M3 dan M5. Dalam paketnya disertakan pula lensa EF-M 15-45mm atau 18-150mm. Dengan adapter yang sesuai, lensa EF dan EF-S juga bisa dikawinkan dengan EOS M6.

Jika memang diperuntukkan sebagai kamera backup, EOS M6 adalah pilihan yang cukup oke. Ia juga dilengkapi Dual Pixel CMOS AF. Dengan prosesor DIGIC 7, kamera ini mampu memproses gambar dengan nilai ISO tinggi, serta continuous shooting hingga 7 FPS. Teknologi stabilisasi gambar dioptimasi untuk pergerakan dalam cakupan 5 axis berbeda.

EOS M6 juga dioptimasi untuk keperluan video atau vlogging. Dengan kemampuan rekaman video full HD 60 FPS dan layar sentuh yang bisa di-flip, membuat vlog berkualitas tinggi menjadi lebih mudah dan mengasyikkan. EOS M6 juga punya interkonektivitas tinggi dengan dukungan Bluetooth, NFC, dan Wifi.

Spesifikasi Inti
  • 24MP APS-C sensor with max ISO of 25600
  • Dual Pixel on sensor PDAF
  • Electronic video stabilization combines with in-lens IS to give 5-axis IS
  • 7 fps continuous shooting (9 fps with focus and exposure locked)
  • Wi-Fi with always-connected Bluetooth

Canon PowerShot G5 X

Satu lagi kamera Ena yang bakal muncul adalah Canon PowerShot G5 X. Ini adalah kamera digital flagship dari lini PowerShot yang ditujukan kepada kalangan prosumer. PowerShot memang didominasi kamera point-and-shoot kompak yang mudah digunakan, tapi bukan berarti kamera-kamera PowerShot miskin fitur. Secara fungsional, PowerShot G5 X memiliki fitur yang tidak jauh berbeda dengan EOS M6 sebelumnya. Perbedaan tentu ada pada jeroan dalamnya.

02b-800x464

Secara singkat, Powershot G5 X dilengkapi sensor CMOS 20.2 megapixel, prosesor DIGIC 6, serta pemroses gambar Canon HS System. Lensa 24-100mm f/1.8 – 2.8 dengan berbagai mode Intelligent IS IS memungkinkan optical zoom hinga 4.2x tanpa pengurangan kualitas. Kamera ini mampu merekam video full HD 1080p. Powershot G5 X juga dilengkapi dengan viwefinder digital yang menampilkan 2.36 juta piksel. Layar sentuh pun dapat dilipat dan diputar sesuka hati. Konektivitas pun tinggi dengan dukungan Bluetooth, NFC, dan Wifi.

4608900_sd

Sayang seribu sayang, Powershot G5 X nampak bukan yang terbaik di kelasnya. Pun kamera ini memiliki beberapa kelemahan fatal, mulai dari kapasitas baterai hingga sistem autofokusnya.

Spesifikasi Inti
  • 20.2MP 1″-type BSI CMOS sensor
  • DIGIC 6 processor
  • F1.8-2.8, 24-100mm equiv. lens
  • Optical image stabilization
  • Built-in ND filter
  • 3″ fully articulating touchscreen LCD
  • 2.36M-dot electronic viewfinder
  • 1080/60p video
  • Wi-Fi with NFC

mcatrane

INFP-T, siang di Bandung malam di Tenggarong

Mungkin Anda juga menyukai